Langsung ke konten utama

ini kabar julia peres yang sedang sakit



Siang tadi penyanyi dangdut Julia Perez dipindahkan dari ruang inap ke ruang Radiologi, RSCM, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (3/5/2017).

Setelah mem-posting video dipindahkannya sang kakak dari ruangan, Nia Anggia sebagai adik juga meng-update sebuah video yang menampakkan pemandangan di ruang inap.

Seperti dilihat detikHOT di Instagram pribadinya, Nia terlihat sedang membuat video ruang inap yang sedang dibereskan. Ia pun juga membuat sebuah pesan dalam caption-nya tersebut.

"Mohon Maaf utk sahabat/kerabat tercinta yg mau bezoek Kak Jupe utk sementara ini tidak bisa dulu sampai waktu yg ditentukan. Hari ini kita harus kosongin kamar yg tlh ditempati selama 3bln😔 Mdh2an bisa segera masuk kamar rawat inap lagi setelah tindakan siang ini, Bismillah ya Allah🙏," tulisnya.

Posting-an pun lagi-lagi dibanjiri dengan berbagai macam doa dari para netizen. Bahkan ada pula yang merindukan Jupe yang selalu membuat video dalam Instagram-nya.

"Doa saya selalu buat mamita. Salam dari Jogja... sampaikan cium sayang saya utk mamita yaa mbak. Keluarga besar jiga jaga kesehatan jgn sampai sakit," tulis followersnya.

"Ingin liat Mamita di snapgram lagi," tulis followers yang lainnya.

https://hot.detik.com/celeb/3490807/ada-tindakan-ruang-inap-julia-perez-dikosongkan-sementara?mphot=

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beli Kamera DSLR Murah Bisa Kredit

4 Cara Beli Rumah Cepat

Bisakah Membeli Rumah Inden Dengan KPR ? Berikut Penjelasannya !!!

Rumah inden atau rumah yang belum ada wujudknya karena masih dalam tahap pembangunan merupakan salah satu opsi yang bisa kamu pilih untuk mendapatkan rumah dijual di Depok dengan harga yang lebih terjangkau. Tidak sedikit masyarakat yang mempertanyakan apakah pengajuan KPR dengan kondisi rumah yng masih inden bisa dilakukan?
Pada awalnya pemerintah berencana untuk melarang pembelian rumah inden khususnya melalui proses layanan KPR. Tujuannya untuk mencegah penipuan properti yang dilakukan pengembng atau developer.
Dengan bermodalkan brosur dan kantor sewaaan, developer dan pengembang bisa dengan mudah memperdaya konsumen dengan bualannya yang menjanjikan rumah seger dibangun. Ketika kondumen sudah menyetorkan uang sekian persen untuk rumah yang dilipih, menghilanglah developer atau pengembang tersebut. 

Selain itu larangan ini pun berlaku untuk menghindari aksi spekulasi atau investor yang memborong rumah di suatu kawasan. Aksi seperti ini akan membuat harga properti semakin melambu…